PANGKALPINANG - Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel), yang diwakili Asisten Administrasi Umum Yunan Helmi bersama Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Rofiko, dan juga Forkopimda Babel, menyambut kedatangan Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung RI M. Syarifuddin dan rombongan, di Terminal VIP Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Senin (30/10/23).
Diiringi tarian sambut Sepintu Sedulang, Hakim Agung M Syarifuddin dan istri juga disambut dengan rangkaian bunga dan kalungan batik cual khas Bangka Belitung. Asisten Yunan Helmi kemudian mengajak rombongan untuk mencicipi mie koba beserta otak-otak yang merupakan jenis penganan khas Bangka Belitung di ruang VIP.
Kedatangan Hakim Agung M. Syarifuddin yang seyogyanya untuk menghadiri Wisuda Purna Bhakti Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung ini, sekaligus juga untuk melakukan kunjungan kerja ke Pengadilan Agama Pangkalpinang, Pengadilan Tinggi Bangka Belitung, Pengadilan Tata Usaha Negara Pangkalpinang, Pengadilan Tinggi Agama dan Pengadilan Negeri Pangkalpinang.
"Kunjungan ini yang pertama adalah, dalam rangka melepas purna bhakti Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung. Dan yang kedua, untuk melihat kawan-kawan di peradilan semua," katanya.
Hakim Agung M. Syarifuddin yang mengaku sudah mengenal Bangka Belitung bahkan sebelum dirinya menjabat sebagai Ketua MA ini mengatakan, Bangka Belitung itu indah.
"Ini kunjungan pertama saya sejak menjabat. Tapi, saya kan orang Palembang, jadi sudah sering ke sini. Bangka Belitung itu bagus," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung Mas Hushendar menjelaskan, bahwa kedatangan Ketua MA ke Bangka Belitung juga bersama dengan Pimpinan Mahkamah Agung lainnya, yaitu Ketua Muda Pidana, Ketua Muda Pengawasan dan Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum.
"Acara utamanya, untuk mengagendakan upacara Purna Bakti Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung besok pada pukul 08.30 WIB di Novotel. Agenda hari ini hanya kunjungan ke peradilan-peradilan," jelas Ketua Pengadilan Tinggi Mas Hushendar.
Dirinya berharap, kunjungan ini sekaligus juga meninjau pengadilan-pengadilan di tiga lingkungan peradilan, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi atas kekurang-sempurnaan di dalam menata pengadilan.
"Sehingga ke depan, pengadilan bisa menjadi lebih baik lagi, terutama yang berkaitan dengan integritas profesionalitas," pungkasnya.







