Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Babel Hartono melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung dan pagar Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berlokasi di Perkantoran Pemprov. Babel di Air Itam Pangkalpinang, Jumat (20/9/24).
Lahan yang digunakan Kantor Bahasa Babel untuk pembangunan gedung dan pagar seluas 4.704 meter persegi ini merupakan hibah dari Pemprov. Babel sebagai bentuk dukungan nyata Pemprov. Babel dan untuk memperkuat kerja sama dalam rangka menjaga, melindungi dan mengembangkan bahasa serta sastra di daerah maupun tingkat nasional.
Mengawali sambutannya, Plt. Asisten Hartono menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kantor Bahasa Babel yang telah berperan aktif dalam pembinaan, pengembangan serta perlindungan bahasa dan sastra di wilayah Babel.
"Kantor Bahasa Babel punya kontribusi besar untuk memajukan literasi di Babel, yang tentunya bermanfaat bagi peningkatan kualitas dan kebudayaan kita," tambahnya.
Dikatakan Plt. Asisten Hartono, keberadaan kantor yang representatif diharapkan semakin memperkuat peran Kantor Bahasa Babel dalam menjalankan tugas-tugasnya menjaga identitas bahasa dan budaya.
"Saya berharap pembangunan gedung dan pagar Kantor Bahasa Babel berjalan dengan lancar dan dapat segera dimanfaatkan sehingga Kantor Bahasa Babel dapat terus memberikan kontribusi terbaik dalam memajukan bahasa, sastra dan literasi di Babel," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia diwakili Sekretaris Badan (Sekban) Hafiz Muhsin mengatakan pembangunan gedung dan pagar Kantor Bahasa Babel ini wujud komitmen, tanggungjawab, kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
"Pemprov. Babel memberikan aset berupa tanah untuk pembangunan gedung Kantor Bahasa Babel pada tahun 2021 yang lalu namun karena saat itu kondisi fiskal negara belum memungkinkan maka pembangunannya baru bisa dimulai saat ini," ungkapnya.
Sekban Hafiz menyebutkan, salah satu faktor keberhasilan pembangunan gedung ini adalah faktor keamanan, kenyamanan dan dukungan dari berbagai pihak termasuk pengawasan melekat selama proses pembangunan berlangsung.
"Kolaborasi berbagai pihak ini akan memberikan ketenangan termasuk kepada pengembang sehingga dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan penuh integritas dan itikad baik," harapnya.
Sebagai informasi, ijin prinsip pembangunan Kantor Bahasa Babel sudah diupayakan semenjak tahun 2021 yang lalu namun dengan berbagai keterbatasan fiskal dan kebijakan maka ijin prinsip dari presiden baru terbit pada Juli 2024 dan hanya untuk 1 tahun anggaran saja (single year), proses lelang dilakukan pada Agustus 2024 dengan masa pengerjaan selama 90 hari dimulai Oktober hingga Desember 2024. Saat ini Kantor Bahasa Babel berkantor di Badan Pengembangan Mutu Pendidikan Babel.
Terlihat hadir pada acara ini Kepala Kantor Bahasa Babel Muhamad Irsan, forkopimda dan pimpinan instansi vertikal, Kepala Badan/Dinas terkait, sejumlah tokoh masyarakat dan pihak pengembang serta undangan lainnya.






