PANGKALPINANG - Gelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov. Kep. Babel), Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Fery Afriyanto, menyampaikan amanat Menteri Dikbudristek RI Nadiem Makarim.
"Menjadi pemimpin dari gerakan Merdeka Belajar semakin menyadarkan kami tentang tantangan dan kesempatan yang kita miliki untuk memajukan pendidikan Indonesia," tutur Pj Sekda Prov. Kep. Babel membuka sambutan Menteri di Lapangan Upacara Kantor Gubernur, Senin (5/6/24).
Sesuai amanat, Pj Sekda mengatakan bukan hal yang mudah untuk mentransformasi sebuah sistem yang sangat besar, bukan tugas yang sederhana pula untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran. Karena kita sadar, sebuah perubahan membutuhkan perjuangan.
"Wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang kita bangun bersama-sama dengan gerakan Merdeka Belajar," ungkapnya.
Ia mengatakan bahwa kita sudah mendengar lagi anak-anak Indonesia berani bermimpi karena mereka merasa merdeka saat belajar di kelas. Kita sudah melihat lagi guru-guru yang berani mencoba hal-hal baru karena mereka mendapatkan kepercayaan untuk mengenal dan menilai murid-muridnya.
Kita juga sudah menyaksikan lagi para mahasiswa yang siap berkarya dan berkontribusi karena ruang untuk belajar tidak lagi terbatas di dalam kampus. Dan kita sudah merayakan lagi semarak karya-karya yang kreatif karena seniman dan pelaku budaya terus di dukung untuk berekspresi.
"Waktu yang bergulir membawa pada akhir masa pengabdian saya sebagai Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. Namun, ini bukanlah titik akhir dari gerakan Merdeka belajar," katanya.
Terakhir, Pj Sekda Fery Afriyanto menyampaikan rasa terima kasih Mendikbudristek kepada seluruh pelaku pendidikan yang telah turut hadir dalam perjuangan.
"Kita sudah berjalan menuju arah yang benar, tetapi tugas kita belum selesai. Semua yang telah kita jalankan harus diteruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan. Semua yang sudah kita upayakan harus dilanjutkan sebagai perjalanan ke arah perwujudan sekolah yang kita cita-citakan," pungkasnya.






