PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov. Kep. Babel) dalam waktu dekat akan meluncurkan program Rampak Gemintang atau Gerakan Serempak Eliminasi Kemiskinan Stunting Bangka Belitung, yakni gerakan bersama dan kolaborasi organisasi perangkat daerah (OPD) terkait program percepatan penurunan angka stunting dan kemiskinan ekstrim.
Hal ini sejalan dengan prioritas program kerja Penjabat (Pj.) Gubernur Babel untuk menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrim di Bangka Belitung sesuai dengan Peraturan Presiden RI Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting yang mengamanatkan target prevelansi stunting tahun 2024 sebesar 14%.
Terkait hal ini, dilaksanakan rapat koordinasi (rakor) persiapan peluncuran program Rampak Gemintang di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel Air Itam Pangkalpinang, yang dibuka oleh Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Babel Fery Afrianto, pada Selasa (30/4/24).
Dikatakan Fery, program ini dijadwalkan akan diluncurkan pada minggu ketiga dan keempat bulan Mei 2024.
"Program Rampak Gemintang di Pulau Bangka direncanakan akan diluncurkan tanggal 20 Mei 2024 dengan lokus di Desa Simpang Yul, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat. Sedangkan di Pulau Belitung direncanakan diluncurkan pada 28 Mei 2024 dengan lokus di Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung," ungkapnya.
Karena itu, lanjut Fery, perlu dibahas secara teknis persiapan peluncuran program tersebut agar berjalan sesuai harapan dengan melibatkan perangkat daerah terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial PMD, Dinas PUPR, Bappeda, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, DP3ACSKB serta Dinas Kelautan dan Perikanan bekerja sama dengan tim penggerak PKK provinsi dan Perwakilan BKKBN Babel.
"Rakor ini penting dilaksanakan agar tim yang terlibat memahami tugas dan fungsinya masing-masing serta untuk membahas program-program apa saja untuk kepentingan masyarakat dalam rangka menurunkan angka stunting di Babel melalui program Rampak Gemintang," tegasnya.
Pj. Sekda berharap, setiap perangkat daerah yang terlibat dapat menjalankan rencana sesuai tugas dan fungsinya masing-masing, saling berkoordinasi dan menyampaikan laporan kepada pimpinan terkait persiapan dan teknis kegiatan.
Kegiatan dalam program Rampak Gemintang sebagai upaya penurunan stunting yang dilaksanakan diantaranya adalah penyediaan prasarana jamban sehat, perbaikan rumah tidak layak huni, desa beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA) serta sosialisasi terkait stunting dan pernikahan anak.
Turut menghadiri rakor, Staf Khusus Pj. Gubernur, sejumlah pimpinan perangkat daerah provinsi dan kabupaten, kepala desa, lurah dan camat baik yang hadir secara langsung maupun virtual melalui aplikasi zoom.




